Sabtu, 25 Februari 2017

Ramuan Obat Tradisional Hepatitis B

Ramuan Obat Tradisional Hepatitis B

Ramuan Obat Tradisional Hepatitis B dapat menggantikan posisi perawatan medis yang dinilai berisiko. Jangan lamban memberi tindakan demi kondisi lebih baik ke depan.

Peradangan organ hati bisa bersifat kronis atau akut dikenal hepatitis. Memang hepatitis digolongkan menjadi beragam kelompok yaitu tipe A, B dan C. Tapi berdasarkan catatan ilmiah hepatitis B sering menyerang, ditaksir 350 juta orang sudah terinfeksi.

Virus diakui mencetuskan penyakit hepatitis dominan dibanding faktor pola gizi buruk, obat kimia, alkohol, parasit / cacing. Bukan peranan virus melainkan respon dari sistem imun tubuhlah sehingga muncul kerusakan.

Persiapkan:
Ramuan 1 Bahan - 9-15 gram batang bugenfil yang telah dikeringkan - tiga gelas air - satu sendok makan madu Cara Membuat Setelah dibersihkan, potonglah batang bugenfil tipis-tipis. Masukkan dalam panci email sembari ditambah tiga gelas air. Rebus sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saringlah. Minumlah air saringan setelah ditambah madu. Air saringan diminum dua kali sehari, pagi dan sore, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 2 Bahan -    segenggam daun pare segar -    satu cangkir air matang -    garam secukupnya Cara Membuat Cuci bersih daun pare dan bilaslah dengan air matang. Tumbuklah daun sampai halus sambil ditambah air satu cangkir. Aduk sampai merata dan tambahkan sedikit garam. Saringlah ramuan itu dan minumlah pada pagi hari sebelum makan. Catatan: Resep ini jangan digunakan bila sedang hamil karena dapat menyebabkan keguguran.

Ramuan 3 Bahan - tiga buah mengkudu masak atau segenggam kulit mengkudu -    selembar daun pisang -    sepotong kain -    cuka secukupnya Cara I Buah mengkudu dicuci lalu dibilas dengan air matang. Parut dan peraslah dengan sepotong kain. Air perasan diminum. Cara II Untuk pemakaian luar, kulit mengkudu ditumbuk halus lalu diaduk dengan sedikit cuka. Bungkus ramuan dengan daun pisang. Panaskan sebentar di atas api atau dikukus. Dalam keadaaan hangat, tempelkan bungkusan tersebut pada perut kanan atas, tempat hati yang sedang membengkak dan sakit.

Ramuan 4 Bahan -  satu sendok makan biji pepaya -    tiga jari tangan buah pepaya mengkal -    madu secukupnya Cara Membuat Biji dan buah pepaya diblender atau tumbuk bijinya sampai halus sementara buahnya diparut. Adonan tersebut dijadikan satu ditambah madu secukupnya, lalu diminum. Catatan: Wanita hamil dilarang minum ramuan ini karena bisa menyebabkan keguguran.

Ramuan 5 Bahan - wortel segar secukupnya Cara Membuat Wortel dibersihkan lalu dicuci dengan air matang. Potong seperlunya dan buatlah menjadi jus. Bisa juga wortel diparut dan hasilnya diperas, kemudian disaring sampai terkumpul sampai satu gelas. Sari wortel tersebut bisa langsung diminum. Catatan: Kebanyakan makan wortel bisa menyebabkan warna kulit menjadi kuning. Bila hal itu terjadi, hentikan minum ramuan untuk sementara waktu. Warna kulit pun akan normal kembali.

Ramuan 6 Bahan - dua jari rimpang segar temulawak -    madu secukupnya Cara Membuat Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu dicuci bersih. Bilas dengan air matang kemudian diparut. Tambahkan setengah cangkir air hangat dan satu sendok makan madu. Aduk merata lalu peras dan saringlah. Air saringan diminum sehari dua kali sehari.

Ramuan 7 Bahan - satu jari batang brotowali - tiga gelas air - satu sendok makan madu Cara Membuat Cucilah batang brotowali lalu potong-potong seperlunya. Rebuslah dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saringlah dan tambahkan sesendok madu. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 8 Bahan - satu jari rimpang kunyit satu sendok makan madu. Sebelumnya kunyit dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan sedikit air pada parutan. Parutan kemudian disaring dan tambahkan madu. Minumlah tiga kali sehari.

Ramuan 9 Bahan - dua buah tomat masak - gula pasir secukupnya Cara Membuat Setelah dicuci, potong-potonglah buah tomat untuk dijadikan jus. Namun, bila tidak mempunyai alatnya, buah tersebut bisa direbus dengan air secukupnya. Setelah mendidih, lumat atau giling, kemudian diperas. Air perasan ditambahi sediki gula baru kemudian diminum dua kali sehari.

Menarik disimak: obat hepatitis

0 komentar:

Posting Komentar